Rabu, 11 Mei 2016

Penjelasan Port Sacnnning

Penjelasan Port Scanning

Script

Terminal


Port Scan


Port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Port dapat dikenali dengan angka 16-Bit (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport apa yang digunakan, ke dalam Port TCP dan Port UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.
Secara logika port adalah sebuah pintu, maka scanning adalah proses untuk mengamati atau meninjau. Jadi pengertian di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa port scanning adalah suatu kegiatan atau aktifitas atau proses untuk mencari dan melihat serta meneliti port pada suatu komputer atau perlengkapan dan peralatannya.
Tujuan dari kegiatan ini adalah meneliti kemungkinan-kemungkinan kelemahan dari suatu sistem yang terpasang pada suatu komputer atau perlengkapan dan peralatannya melalui port yang terbuka. Pada intinya, melakukan port scanning ialah untuk mengidentifikasi port-port apa saja yang terbuka, dan mengenali OS target.
Port terbuka yang disebabkan oleh kesalahan suatu sistem biasanya akan diinformasikan oleh pengembang sistem yang bersangkutan. Cukup dilakukan update atau perbaikan-perbaikan sendiri yang langkah-langkahnya diinformasikan oleh pengembang sistem. Permasalahan yang terjadi seringkali pemilik lambat mendapatkan informasi tentang kelemahan atau kesalahan sistem yang menyebabkan port terbuka. Hal ini disebabkan pemilik atau pengelola (administrator) kurang memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan sehingga kurang mengikuti perkembangan yang terjadi dengan sistem yang dipakai.
Dari Screenshoot diatas Port-Port yang terbuka ada 5, dan memerlukan waktu 22 menit 35 detik untuk mencari port yang terbuka.

Port-port yang dihasilkan dari proses port scanning diatas :
Port 53
DNS, atau Domain Name Server port. Name Server menggunakan port ini, dan menjawab pertanyaan yang terkait dengan penerjamahan nama domain ke IP Address.

Port 80
Web Server Port ini biasanya digunakan untuk web server, jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname di web broeser maka web browser akan melihat IP tsb pada port 80.

Port 300
TCP port 300 menggunakan Transmission Control Protocol . TCP merupakan salah satu protokol utama dalam jaringan TCP / IP . TCP merupakan protokol berorientasi koneksi , memerlukan handshaking untuk mengatur komunikasi end - to-end . Hanya bila sambungan diatur data pengguna dapat dikirim bi - terarah melalui koneksi tersebut.

Port 443
Secure Sockets Layer (SSL) Server Ketika kita menjalankan server yang aman, SSL Klien ingin melakukan koneksi ke server kita aman akan menyambung pada port.

Port 1007

TCP port 1007 menggunakan Transmission Control Protocol . TCP merupakan salah satu protokol utama dalam jaringan TCP / IP . TCP merupakan protokol berorientasi koneksi , memerlukan handshaking untuk mengatur komunikasi end - to-end . Hanya bila sambungan diatur data pengguna dapat dikirim bi - terarah melalui koneksi tersebut .

Senin, 26 Agustus 2013

10 UNIVERSITAS TERBAIK DI DUNIA

10. California Institute of Technology (Caltech)



Universitas ini merupakan salah satu universitas paling terkemuka dalam riset. Caltech mempertahankan penekanan kuat dalam ilmu alam dan teknik. Caltech memiliki dan mengoperasikan kompleks penerbangan luar angkasa "autonomous" yang memimpin di dunia dikenal dengan Jet Propulsion Laboratory. JPS mengamati desain dan operasi dari banyak penjajakan luar angkasa NASA; tidak seperti "National Laboratories" (Laboratorium Nasional AS) dan Pusat Luar Angkasa NASA lainnya, fasilitas JPS hanya dalam kontrak ke pemerintah.

9. Massachusetts Institute of Technology (MIT), United States

MIT
merupakan pemimpin dalam sains dan teknologi, dan juga banyak bidang lainnya, termasuk manajemen, ekonomi, linguistik, ilmu politik, dan filosofi. Departemen dan sekolah yang paling terkenal adalah Lincoln Laboratory, Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory, Media Lab, Whitehead Institute dan Sloan School of Management. 59 dari anggota sekarang atau dahulu dari komunitas MIT telah memenangkan Penghargaan Nobel.


8. Princeton University, United States

Universitas Princeton, terletak di Princeton, New Jersey, adalah institusi pendidikan tinggi tertua keempat di Amerika Serikat. Salah satu universitas terkemuka di negara tersebut, Princeton memiliki bidang arsitektur, teknik, dan urusan internasional dan publik baik prasarjana maupun sarjana yang terkenal. Riset dijalankan di banyak bidang, termasuk fisika plasma dan propulsi jet. Universitas ini berhubungan dengan Brookhaven National Laboratories.
Perpustakaan Harvey S. Firestone Library (dibuka 1948) dan museum seni menyimpan koleksi yang luar biasa. Dia didirikan sebagai College of New Jersey pada 1746, dan awalnya terletak di Elizabeth, New Jersey. Sekolah ini kemudian pindah ke Princeton pada 1756, masih dengan nama awalnya. Namanya kemudian resmi diganti "Princeton University" pada 1896.

7. University of Chicago, United States

The University of Chicago atau Universitas Chicago (biasanya disebut sebagai Chicago atau UChicago) adalah sebuah universitas swasta, yang fokus pada penelitian coeducational dan terletak di Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Universitas Chicago didirikan oleh pengusaha minyak dermawan bernama John D. Rockefeller pada tahun 1890; William Rainey Harper menjadi presiden atau rektor pertama pada tahun 1891 dan kelas-kelas pertama diadakan pada tahun 1892.

6. University of OXFORD, United Kingdom

Universitas Oxford adalah perguruan tinggi tertua berbahasa Inggris yang berlokasi di kota Oxford, Inggris.[4] Sejarah universitas ini dapat ditelusuri paling tidak mulai akhir abad ke-11, walaupun tanggal tepat pendiriannya tetap tak jelas. Menurut legenda, setelah pecahnya kerusuhan antara mahasiswa dan penduduk kota pada tahun 1209, beberapa akademisi Oxford melarikan diri ke timur laut, ke kota Cambridge, dan mendirikan Universitas Cambridge. Kedua universitas ini sejak itu telah saling bersaing satu sama lain, dan merupakan perguruan tinggi paling selektif di Britania Raya.

5. Imperial College London

Imperial College London, peringkat universitas terbaik kelima di dunia untuk 2009. Imperial College London adalah beasiswa universitas kelas dunia, pendidikan dan penelitian di bidang ilmu pengetahuan, teknik dan kedokteran, khususnya berkaitan dengan aplikasi mereka di industri, perdagangan dan kesehatan. College ini memiliki lebih dari 3.000 staf akademik dan penelitian dan hampir 14.000 siswa dari lebih 120 negara yang berbeda.

4. UCL (University College London)

UCL (University College London) peringkat universitas terbaik keempat di Peringkat Universitas Dunia 2009. UCL adalah universitas multidisiplin dengan reputasi internasional untuk kualitas penelitian dan pengajaran di seluruh spektrum akademik, dengan mata pelajaran mencakup ilmu-ilmu, seni, ilmu sosial dan biomedis. Pada tahun 2008 Research Assessment Exercise (RAE) UCL dinilai universitas penelitian terbaik di London, dan ketiga di Inggris secara keseluruhan, untuk jumlah pengiriman yang yang dianggap kualitas terdepan di dunia. Universitas ini terletak di sebuah situs kompak di jantung kota London dan dikelilingi oleh konsentrasi terbesar perpustakaan, museum, arsip, lembaga budaya dan badan-badan profesional di Eropa.

3. Yale University, United States

Universitas Yale dinilai sebagai universitas terbaik ketiga di Dunia Peringkat Universitas 2009. Yale University adalah salah satu sekolah yang paling terkenal di Amerika Serikat, dengan sejarah panjang layanan dan daftar alumni yang berbunyi seperti "Who's Who" dari orang-orang sukses. Universitas Yale adalah pemenuhan visi Eropa kebebasan intelektual yang bertujuan melayani masyarakat dan negara. Ini telah memperjuangkan sepanjang sejarah dan selamat dari bencana yang paling merusak seperti Revolusi Amerika. Sejak itu, universitas telah terus tumbuh dan berkembang menjadi pusat pendidikan berkualitas tinggi yang diakui oleh masyarakat global. Universitas ini dianggap sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi tertua di Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada 1701 dan merupakan anggota kebanggaan Liga Ivy yang bergengsi.

2. University of Cambridge, United Kingdom

Universitas Cambridge dinilai yang terbaik kedua di Peringkat Universitas Dunia 2009. Universitas Cambridge adalah salah satu universitas tertua di dunia dan salah satu yang terbesar di Inggris. Reputasinya untuk prestasi akademis yang luar biasa dikenal di seluruh dunia dan mencerminkan pencapaian intelektual mahasiswa, serta penelitian asli kelas dunia yang dilakukan oleh staf Universitas dan Sekolah Tinggi. Reputasinya didukung oleh Quality Assurance Agency dan oleh peninjau eksternal lain belajar dan mengajar, seperti Penguji Eksternal. Standar-standar yang tinggi adalah hasil dari kedua kesempatan belajar yang ditawarkan di Cambridge dan sumber daya yang luas, termasuk perpustakaan, museum dan koleksi lainnya. Pengajaran terdiri tidak hanya dari kuliah, seminar dan kelas praktis dipimpin oleh orang-orang yang ahli di bidang dunia mereka, tetapi juga mengajar lebih personal diatur melalui Colleges. Banyak peluang bagi siswa untuk berinteraksi dengan ulama dari semua tingkatan, baik secara formal dan informal.

1. Harvard University, United States

Universitas Harvard dinilai sebagai universitas nomor satu di Peringkat Universitas Dunia 2009. Harvard adalah institusi Amerika tertua pendidikan tinggi, yang didirikan 140 tahun sebelum Deklarasi Kemerdekaan ditandatangani. Universitas telah berkembang dari sembilan siswa dengan master tunggal untuk Masuk lebih dari 18.000 kandidat derajat, termasuk mahasiswa dan siswa di 10 unit akademik utama. Sebuah tambahan 13.000 siswa yang terdaftar dalam program satu atau lebih di Harvard Extension School. Lebih dari 14.000 orang bekerja di Harvard, termasuk lebih dari 2.000 fakultas. Ada juga janji fakultas 7.000 mengajar di rumah sakit afiliasi.

Sabtu, 24 Agustus 2013

Jadilah Seperti Baja

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi, kecewa, marah, dan jadi remuk redam. Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. “Mental baja” adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.
Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik”. Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!
Jika kita adalah “baja”, kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita. Sebaliknya jika kita “kaca” maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.

JADIKAN SEBUAH INSPIRASI

Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita.
Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.”
Dengan lembut sahabatnya menjawab, “Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu.”
Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta.
Dalam kagetnya, ia mengomel, “Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan buat orang buta dong!”
Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu.
Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya menabrak si buta.
Kali ini si buta bertambah marah, “Apa kamu buta? Tidak bisa lihat ya? Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat!”
Pejalan itu menukas, “Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu sudah padam!”
Si buta tertegun..
Menyadari situasi itu, penabraknya meminta maaf, “Oh, maaf, sayalah yang ‘buta’, saya tidak melihat bahwa Anda adalah orang buta.”
Si buta tersipu menjawab, “Tidak apa-apa, maafkan saya juga atas kata-kata kasar saya.”
Dengan tulus, si penabrak membantu menyalakan kembali pelita yang dibawa si buta. Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing.
Dalam perjalanan selanjutnya, ada lagi pejalan yang menabrak orang buta kita.
Kali ini, si buta lebih berhati-hati, dia bertanya dengan santun, “Maaf, apakah pelita saya padam?”
Penabraknya menjawab, “Lho, saya justru mau menanyakan hal yang sama.”
Senyap sejenak.
secara berbarengan mereka bertanya, “Apakah Anda orang buta?”
Secara serempak pun mereka menjawab, “Iya.,” sembari meledak dalam tawa.
Mereka pun berupaya saling membantu menemukan kembali pelita mereka yang berjatuhan sehabis bertabrakan.
Pada waktu itu juga, seseorang lewat. Dalam keremangan malam, nyaris saja ia menubruk kedua orang yang sedang mencari-cari pelita tersebut. Ia pun berlalu, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah orang buta.
Timbul pikiran dalam benak orang ini, “Rasanya saya perlu membawa pelita juga, jadi saya bisa melihat jalan dengan lebih baik, orang lain juga bisa ikut melihat jalan mereka.”
Pelita melambangkan terang kebijaksanaan. Membawa pelita berarti menjalankan kebijaksanaan dalam hidup. Pelita, sama halnya dengan kebijaksanaan, melindungi kita dan pihak lain dari berbagai aral rintangan (tabrakan!).
Si buta pertama mewakili mereka yang terselubungi kegelapan batin, keangkuhan, kebebalan, ego, dan kemarahan. Selalu menunjuk ke arah orang lain, tidak sadar bahwa lebih banyak jarinya yang menunjuk ke arah dirinya sendiri. Dalam perjalanan “pulang”, ia belajar menjadi bijak melalui peristiwa demi peristiwa yang dialaminya. Ia menjadi lebih rendah hati karena menyadari kebutaannya dan dengan adanya belas kasih dari pihak lain. Ia juga belajar menjadi pemaaf.
Penabrak pertama mewakili orang-orang pada umumnya, yang kurang kesadaran, yang kurang peduli. Kadang, mereka memilih untuk “membuta” walaupun mereka bisa melihat.
Penabrak kedua mewakili mereka yang seolah bertentangan dengan kita, yang sebetulnya menunjukkan kekeliruan kita, sengaja atau tidak sengaja. Mereka bisa menjadi guru-guru terbaik kita. Tak seorang pun yang mau jadi buta, sudah selayaknya kita saling memaklumi dan saling membantu.
Orang buta kedua mewakili mereka yang sama-sama gelap batin dengan kita. Betapa sulitnya menyalakan pelita kalau kita bahkan tidak bisa melihat pelitanya. Orang buta sulit menuntun orang buta lainnya. Itulah pentingnya untuk terus belajar agar kita menjadi makin melek, semakin bijaksana.
Orang terakhir yang lewat mewakili mereka yang cukup sadar akan pentingnya memiliki pelita kebijaksanaan.
Sudahkah kita sulut pelita dalam diri kita masing-masing? Jika sudah, apakah nyalanya masih terang, atau bahkan nyaris padam? JADILAH PELITA, bagi diri kita sendiri dan sekitar kita.
Sebuah pepatah berusia 25 abad mengatakan: Sejuta pelita dapat dinyalakan dari sebuah pelita, dan nyala pelita pertama tidak akan meredup. Pelita kebijaksanaan pun, tak kan pernah habis terbagi.
Bila mata tanpa penghalang, hasilnya adalah penglihatan. Jika telinga tanpa penghalang, hasilnya adalah pendengaran. Hidung yang tanpa penghalang membuahkan penciuman. Fikiran yang tanpa penghalang hasilnya adalah kebijaksanaan.